Ketiga, penyisiran presisi sivitas akademika. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) bersama Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) ditugaskan untuk mendata keberadaan mahasiswa KKN, peneliti lapangan, hingga mahasiswa yang berdomisili di wilayah terdampak Flores.
Keempat, fleksibilitas akademik mahasiswa. Pimpinan Undana memberikan relaksasi jadwal perkuliahan mahasiswa hingga awal September mendatang khusus bagi seluruh mahasiswa yang terdampak bencana.
Kelima, membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Bencana(Undana Disaster Relief Task Force). Tujuannya untuk mengintegrasikan seluruh potensi kepakaran lintas fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk penanganan komprehensif di wilayah bencana.
Keenam, penguatan relawan kampus. Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) bakal mengeluarkan edaran bagi setiap fakultas untuk mengutus 5 hingga 7 mahasiswa relawan (khususnya semester akhir) beserta dosen pendamping untuk memperkuat operasional posko.
Ketujuh, komunikasi publik. Undana melalui Humas, menerbitkan siaran pers dan flyer resmi secara masif.
Wakil Rektor IV, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa hal ini penting sebagai saluran informasi yang akan terhubung langsung ke kementerian, pimpinan PTN/PTS nasional, serta insan pers demi menjamin akurasi data publik.
Kedelapan, mengaktifkan kembali nomor rekening “Undana Peduli” melalui BRI: 0039 01 02567153 6 untuk menggalang donasi secara transparan.
Seluruh koordinasi bantuan, pendaftaran relawan, serta pemutakhiran data lapangan dapat dilakukan langsung di Posko Utama Gedung DWP Rektorat Undana atau melalui saluran Hotline Pak Nixon (0813 5506 9500) dan Pak Willy (0821 2247 6811).
Melalui delapan langkah strategis tersebut, Undana menegaskan komitmen kemanusiaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosialnya secara nyata. Kehadiran Undana membuktikan bahwa di tengah bencana Flores, kampus hadir sebagai benteng solidaritas yang responsif, inklusif dan akuntabel demi masyarakat NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













