Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa NTT masih menghadapi backlog sekitar 90.538 unit rumah. Kesenjangan ini menjadi tantangan besar bagi REI untuk terus membangun lebih banyak perumahan. Di Kupang sendiri, REI NTT memiliki 56 developer dengan 48 lokasi perumahan yang tersebar di seluruh kota, dengan tingkat penyerapan rumah subsidi mencapai 60-65%.
Selain itu, Bobby berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, terutama terkait kepastian hukum seperti BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta perencanaan tata ruang yang mempermudah developer untuk membangun sesuai aturan. “Kami berharap kolaborasi antara REI dan pemerintah dapat semakin mempercepat penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat,” tambahnya.
Penutupan Bank NTT REI Expo 2024 menandai komitmen bersama antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperbaiki kondisi perumahan di NTT, dengan harapan Kota Kupang dapat menjadi barometer kemajuan wilayah tersebut di masa depan.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













