Yohanis Landu Praing, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Bank NTT, telah melangkah maju dengan langkah-langkah strategis yang berani untuk mempercepat pemenuhan modal inti 3T sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah-langkah ini menjadi manifestasi dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB Bank) yang diadakan pada tanggal 8 Mei 2024, yang menyetujui kerjasama strategis antara Bank NTT dan Bank DKI. 24 Mei 2024.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pembentukan Tim Gugus Tugas KUB, yang bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi yang efektif antara kedua bank. Rapat konsinyering yang berlangsung pada tanggal 20-21 Mei 2024 di Jakarta menjadi wadah penting bagi kedua belah pihak untuk menyelaraskan rencana kolaborasi, termasuk penyesuaian timeline proses KUB dan konfirmasi aspek-aspek penting seperti Tingkat Kesehatan Bank, Good Corporate Governance (GCG), dan kinerja keuangan.
Manajemen Bank DKI secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap kerjasama ini. Mereka tidak hanya berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan modal inti, tetapi juga akan terlibat dalam berbagai bidang seperti penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga, aktifitas bisnis treasury, teknologi informasi, digitalisasi, dan potensi bisnis lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













