DPRD NTT Tinjau BBH Oelbubuk di TTS, Dorong Pengembangan Rest Area dan Penguatan Sarana untuk Tingkatkan PAD

Reporter : Lia Kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260714 111728

SOE,timorsavana.com – Sejumlah anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan kerja ke UPT Pembenihan Tanaman Pangan Hortikultura (TPH) Balai Benih Hortikultura (BBH) Oelbubuk, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kondisi balai sekaligus menyerap berbagai usulan pengembangan guna meningkatkan pelayanan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rombongan DPRD NTT terdiri atas Anggota Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat Reni Marlina Un, SE., M.M., Ketua Komisi IV Bidang Pembangunan Patrianus Lali Wolo, S.Pt., M.M., Anggota Komisi IV Drs. Obed Naitboho, M.Si., serta Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan Umum Stevanus Come Rihi dan David Imanuel Boimau.

 

Dalam kunjungan tersebut, pihak BBH Oelbubuk mengusulkan sejumlah program pengembangan, di antaranya pembangunan rest area, kolam renang, lopo, serta penataan kembali kawasan balai agar menjadi lebih representatif dan produktif.

BBH Oelbubuk dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura di Provinsi NTT. Balai ini diharapkan mampu memperkuat penyediaan benih bermutu bagi petani dan masyarakat, karena benih berkualitas menjadi faktor utama dalam meningkatkan produktivitas, mutu hasil panen, dan daya saing komoditas hortikultura.

Selain sebagai pusat produksi benih, BBH Oelbubuk juga didorong menjadi pusat edukasi dan pembelajaran pertanian. Melalui balai ini, para petani dapat memperoleh pengetahuan mengenai teknik budidaya, perbenihan, pengelolaan tanaman, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern sehingga inovasi dapat diterapkan langsung di lapangan.

Anggota Komisi V DPRD NTT, Reni Marlina Un, mengaku senang melihat adanya perubahan dan perkembangan di BBH Oelbubuk. Menurutnya, balai tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan edukasi sekaligus destinasi persinggahan masyarakat.

Ia mengusulkan agar pihak balai memasang papan informasi mengenai penjualan Anakan tanaman dan tanaman hias sehingga masyarakat yang melintas mengetahui bahwa BBH Oelbubuk juga melayani penjualan aneka bibit unggul.

Baca Juga :  BPKAD NTT pastikan tata kelola keuangan yang tertib dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek Infrastruktur

“Selain sebagai tempat persinggahan, BBH Oelbubuk juga dapat menjadi pusat penjualan Anakan tanaman bagi masyarakat,” ujar Reni.

  • Bagikan