Fakta Lapangan Berbicara: BPJN NTT Bantah Isu Kerusakan Jalan Nagekeo

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
Screenshot 20260322 123732 WhatsApp

Nagekeo,Timorsavana.com- Ramai tudingan terkait rusaknya pekerjaan preservasi jalan ruas Mauponggo–Ngera–Pu’uwala, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, akhirnya terjawab. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur memastikan bahwa informasi yang beredar luas tersebut tidak benar atau hoaks.

Untuk memastikan kebenaran, BPJN NTT turun langsung ke lapangan guna memeriksa kondisi jalan yang dipersoalkan. Peninjauan dilakukan pada Kamis (19/3/2026) oleh Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan BPJN NTT, Rofinus Ngilo, ST, bersama Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Wilhemus Sugu Djawa, ST, MT.

Setibanya di Desa Ngera, rombongan disambut oleh PPK 4.1, Ricard Manukoa, yang kemudian mengarahkan mereka ke sejumlah titik yang sebelumnya diberitakan mengalami kerusakan.

Rofinus Ngilo langsung melakukan pemeriksaan dengan menyusuri badan jalan dan mengamati lapisan hotmix di beberapa titik. Hasilnya, tidak ditemukan kerusakan seperti yang diberitakan.

Menurut Rofinus, kesalahpahaman publik terjadi karena proyek masih dalam tahap pengerjaan dan belum memasuki fase Serah Terima Pertama (PHO). Ia menjelaskan bahwa kondisi yang dianggap rusak sebenarnya merupakan bagian dari proses perbaikan sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.

BPJN juga meluruskan informasi terkait nilai proyek. Jika sebelumnya disebut mencapai Rp 18 miliar, nilai sebenarnya hanya sekitar Rp 9 miliar. Kontrak pekerjaan sendiri berlangsung dari 28 November hingga 31 Desember.

Dengan demikian, klaim bahwa jalan rusak setelah selesai dikerjakan dinilai tidak berdasar.

  • Bagikan