Gempa tersebut juga memicu persoalan lanjutan berupa longsor, kerusakan infrastruktur dan gangguan akses menuju sejumlah wilayah terdampak. Penanganan darurat pun masih berlangsung, sementara personel dan bantuan terus dikerahkan untuk memperkuat pencarian, evakuasi serta pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Di tengah sorotan terhadap tragedi Flores, Deki juga mengingatkan bahwa makna kemerdekaan masih menjadi pekerjaan rumah besar di TTS. Ia menilai 81 tahun Indonesia merdeka belum otomatis membuat seluruh masyarakat merasakan pelayanan negara secara merata.
“Hari ini masyarakat Timor Tengah Selatan merayakan kemerdekaan RI ke-81 tahun tapi masih ada yang belum merasakannya,” tegas Politisi PDI Perjuangan itu.
Ia mencontohkan empat desa enklaf di kawasan Taman Nasional Mutis Timau yang hingga kini belum menikmati layanan listrik. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya warga yang harus menunggu terpenuhinya kebutuhan dasar meski Indonesia telah merdeka selama lebih dari delapan dekade.
“Saya kasih contoh ada empat desa enklaf di Taman Nasional Mutis Timau. Mereka sampai saat ini belum ada listrik,” ujarnya.
Deky mengapresiasi pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten TTS yang telah membuka akses jalan menuju kawasan tersebut. Ia mengatakan pembukaan akses itu menjadi bagian penting untuk mendukung rencana pemasangan jaringan listrik di empat desa sekaligus mempercepat pembangunan berbagai fasilitas yang masih berjalan, meski belum seluruhnya tuntas.
Politisi PDI Perjuangan itu pun menyerukan agar semangat kemerdekaan diterjemahkan menjadi gerakan bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Ia mengajak masyarakat TTS bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan yang belum dimulai, sedang dikerjakan, maupun pembangunan yang sudah berjalan tetapi belum selesai.
“Saya mengajak masyarakat Timor Tengah Selatan mari kita bahu membahu untuk menyelesaikan segala persoalan dan pembangunan yang belum dikerjakan, sedang dikerjakan maupun yang sudah dikerjakan namun belum selesai,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













