SMK Negeri Kolbano Siapkan Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri, Jimy Pelle: Saya Dukung

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260917 WA0003

Jeremias Pelle, M. Pd, mendukung pengembangan SMK Negeri Kolbano melalui pendidikan vokasi Perhotelan dan Perjalanan Wisata yang terhubung dengan dunia industri

Soe, TimorSavana.com — Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jeremias Pelle, M. Pd, memberikan dukungan terhadap pengembangan SMK Negeri Kolbano sebagai salah satu sekolah yang menyiapkan lulusan dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Dukungan tersebut terutama berkaitan dengan pengembangan pendidikan vokasi melalui dua program keahlian baru yang dimiliki SMK Negeri Kolbano, yakni Perhotelan dan Perjalanan Wisata.

Menurut Jimy (sapaan), keberadaan SMK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena peserta didik tidak hanya dipersiapkan untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga diarahkan agar setelah lulus mampu bekerja, melanjutkan pendidikan maupun berwirausaha.

“Khusus untuk SMK, anak-anak yang hadir di sekolah disiapkan setelah tamat untuk bekerja, melanjutkan atau berwirausaha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendidikan vokasi harus memiliki ukuran yang jelas. Kompetensi yang diperoleh siswa di sekolah perlu diperkuat dengan pengalaman praktik di dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA).

Karena itu, setiap program keahlian di SMK perlu memiliki mitra industri yang dapat menjadi tempat siswa mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama pembelajaran.

“Anak-anak selama mereka belajar di sekolah harus mempraktikkan apa yang mereka dapatkan untuk mendapatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan sesuai jurusan yang mereka pilih,” katanya.

Dalam konteks SMK Negeri Kolbano, Jeremias melihat keberadaan program keahlian Perhotelan dan Perjalanan Wisata memiliki keterkaitan dengan potensi pariwisata yang ada di wilayah tersebut.

Kolbano memiliki sejumlah potensi destinasi wisata yang dapat dikembangkan. Menurut Jeremias, potensi tersebut perlu didukung dengan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk memberikan pelayanan kepada wisatawan.

Baca Juga :  Pasokan Listrik Utama di Flores Kembali Normal, Kini PLN Fokus Pulihkan Jaringan Distribusi Hingga ke Masyarakat

“Kalau di Kolbano destinasi wisatanya sudah menjanjikan, maka pembelajaran di sekolah juga harus mendukung anak-anak setelah tamat untuk berada dalam bidang yang berhubungan dengan destinasi wisata itu, seperti perjalanan wisata dan perhotelan,” jelasnya.

Ia menilai, keberadaan dua program keahlian tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata.

  • Bagikan