Dengan demikian, penghargaan ini menjadi simbol bahwa Kejaksaan bukan hanya institusi yang menegakkan aturan, tetapi juga penjaga nurani keadilan.
Acara Simfoni Perdamaian ditutup dengan pesan reflektif, bahwa dalam dunia yang penuh perbedaan, empati menjadi jembatan yang menyatukan. Dengan perjalanan panjang 25 tahun, Metro TV, para tokoh kemanusiaan, dan lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan RI sepakat bahwa kekuatan sejati bukan pada suara yang paling keras, tetapi pada suara yang paling tulus mendengar.
“Mari terus menyalakan empati agar dunia tetap memiliki harmoni.”*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













