Tahun 2026 Bank NTT Peroleh Alokasi KUR sebesar 350 miliar

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260221 WA0004

“Namanya Kredit Usaha Rakyat, jadi harus untuk usaha. Bukan untuk kebutuhan konsumtif. Ini bukan bantuan gratis,” tegas Charlie.

Ia mengibaratkan KUR sebagai “doping” bagi pelaku usaha kecil agar mampu bertumbuh dan naik kelas, serta mengingatkan agar pelaku usaha tidak bergantung terus-menerus pada fasilitas tersebut.

Charlie mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Bank NTT memperoleh alokasi KUR sebesar Rp350 miliar, termasuk Rp50 miliar yang diperuntukkan bagi pekerja migran asal NTT.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Regional James Adam menekankan pentingnya optimalisasi fungsi pengawasan perbankan sebagai penyalur KUR. Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam pengawasan implementasi di lapangan.

Ketua PWI NTT, Hilarius F. Jahang, dalam laporannya menyampaikan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari implementasi tema HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Masyarakat Kuat.” Ia menegaskan bahwa kondisi pers saat ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, khususnya pemerintah, agar pers tetap mampu menjalankan fungsi kontrol dan edukasi publik secara optimal.

Ia juga menyampaikan kebanggaan karena pada peringatan HPN tahun ini, salah satu putra NTT, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, menerima anugerah kebudayaan tingkat nasional atas keberhasilannya merevitalisasi 100 rumah adat dari total 514 rumah adat rusak di Manggarai sepanjang tahun 2025.

Melalui forum ini, PWI NTT berharap terbangun jembatan komunikasi antara pelaku UMKM dan perbankan sehingga pelaku usaha tidak lagi ragu mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

PWI NTT juga menyoroti tantangan pers daerah di tengah disrupsi media sosial serta menilai kebijakan pembatasan kerja jurnalistik di sejumlah daerah perlu disikapi secara proporsional, mengingat jumlah wartawan bersertifikasi di NTT masih terbatas.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Andriko Susanto Lantik Pj. Bupati Nagekeo dan Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Pj. Bupati Sumba Tengah serta Pj. Bupati Alor

Melalui diskusi ini, PWI NTT berharap terbangun pemahaman bersama antara pelaku UMKM dan perbankan sehingga akses pembiayaan semakin terbuka, profesional, dan berdampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur.*

  • Bagikan