Kupang,Timorsavana.com – Dengan pelepasan dua ekor burung merpati sebagai simbol damai, Pos Pelayanan Betania Oenunu Jemaat GMIT Alfa Omega Labat resmi memulai ibadah perdananya pada akhir bulan November.
Pos Pelayanan ini menaungi 99 kepala keluarga (KK) dengan total 408 jiwa, dan diharapkan dapat terus bertumbuh dalam pelayanan yang menghadirkan sentuhan damai bagi seluruh jemaat.
Dalam khotbahnya pada ibadah perdana, Pdt. Dr. Mery Kolimon menyampaikan pesan agar jemaat senantiasa berhati-hati dan berjaga-jaga dalam menjalani kehidupan. Ia mengatakan bahwa dengan hadirnya Betania, setiap jiwa layak disapa, setiap pergumulan layak didengar, dan setiap persekutuan berhak merasakan sentuhan damai.
Mery menegaskan bahwa Pos Pelayanan Betania Oenunu hadir untuk melayani jemaat yang berdomisili di Oenunu maupun yang beribadah di pos pelayanan tersebut. Ia mengajak jemaat untuk selalu mengarahkan hati kepada Tuhan, baik melalui doa bersama di gereja maupun doa pribadi, serta membaca firman Tuhan agar terus diberkati.
Menurutnya, hubungan yang erat dengan Tuhan membantu setiap orang membedakan mana yang baik dan tidak baik, mana yang benar dan yang salah. Tuhan, katanya, akan memberikan hikmat agar jemaat mampu membedakan mana godaan dan mana berkat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













