Pemprov NTT Gelar Diskusi Publik Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Melki–Jhoni

Reporter : Marlin Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260220 WA0002

5. Memperkuat prinsip partisipasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Diskusi ini dimoderatori oleh Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, S.Sos., M.Si., CIIQA, serta menghadirkan sejumlah penanggap, yakni Dr. Laurensius Petrus Sayrani, S.Sos., M.PA., Pdt. Dr. Mery L.Y. Kolimon, dan Pangi Syarm Chaniago selaku Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa survei kepuasan masyarakat menjadi instrumen penting untuk mengukur kinerja pemerintah secara objektif.

Menurutnya, berbagai isu mendasar seperti kemiskinan, stunting, pendidikan, kesehatan, dan kualitas pelayanan publik harus dibaca berdasarkan data yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan siap menjadikan hasil survei sebagai bahan evaluasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar tepat sasaran. Data harus valid, jelas siapa penerimanya, di mana lokasinya, dan apa kebutuhannya. Dengan begitu, intervensi pemerintah bisa lebih efektif,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menangani persoalan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan memperkuat kehadiran di lapangan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga integrasi dan kolaborasi pasca dinamika politik, serta bersama-sama membangun NTT ke arah yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

Pembangunan infrastruktur serta pembukaan ruang kolaborasi pembiayaan pembangunan dengan melibatkan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, juga menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi NTT mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memvalidasi hasil survei, mengidentifikasi ruang perbaikan, serta merumuskan implikasi kebijakan ke depan demi kemajuan Nusa Tenggara Timur.*

  • Bagikan