Dari 45 jiwa terdampak, terdapat 1 lansia, 2 balita usia 1–3 tahun, dan 2 penyandang disabilitas (1 laki-laki dan 1 perempuan) yang semuanya berasal dari RT 004/RW 002 Dusun A.
Penjabat Kepala Desa Nasi, Isak Y.O. Tafuli, menjelaskan bahwa saat ini proses evakuasi tengah berlangsung, khususnya terhadap korban Danial Kase dan keluarganya yang diarahkan ke kantor desa. Musa Linome telah lebih dahulu dievakuasi sejak kejadian pertama.
“Saat ini kita berupaya mengevakuasi salah satu korban ke kantor desa, dan kita minta keluarga tersebut meninggalkan rumahnya, karena longsor masih terus merembes,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa hujan masih terus mengguyur dan longsor diperkirakan masih akan bergerak, menambah ancaman bagi warga sekitar.
Hingga kini, meski laporan telah disampaikan ke BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten TTS, belum ada bantuan yang diterima oleh warga terdampak. Pemerintah Desa Nasi berharap adanya respon cepat dan bantuan darurat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













