Kadis PMD TTS Dilaporkan ke Polisi, Diduga Hina Warga Bijaepunu Saat Audiensi

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260909 WA0012

“Kondisi saat itu kami diam karena kondisi hampir ricuh. Jadi saya dengan orang tua dong hanya diam. Tapi tiba-tiba dia lari ke teman-teman aktivis, baru kembali ke arah kami lalu dia maki,” ujar Beny.

Beny mengatakan dirinya tidak langsung mengambil tindakan setelah kejadian tersebut. Ia memilih mempertimbangkan secara matang langkah yang akan ditempuh sebelum akhirnya membuat laporan kepada kepolisian.

Keputusan melapor, menurut Beny juga mendapat dorongan dari para orang tua yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Mereka meminta agar persoalan itu tidak dibiarkan dan diproses melalui jalur hukum.

Selanjutnya Beny secara terbuka mengatakan laporan tersebut bukan semata-mata persoalan pribadi. Ia mengatakan tindakan berupa penghinaan, apabila benar terjadi, tidak seharusnya dilakukan terhadap warga dalam sebuah forum resmi yang mempertemukan masyarakat dengan pemerintah.

Ia juga menilai status seseorang sebagai pejabat publik seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengabaikan perilaku yang diduga merendahkan atau menghina warga. Karena itu, Beny berharap kepolisian dapat memeriksa laporan tersebut secara objektif.

“Menurut saya, laporan ini adalah langkah yang tepat bagi siapa pun yang mencoba menghakimi warga, apalagi pelakunya adalah pejabat,” kata Beny.

Dengan laporan tersebut, Beny menyerahkan dugaan penghinaan itu kepada aparat penegak hukum untuk ditelusuri. Ia berharap proses pemeriksaan dapat mengungkap secara terang apa yang sebenarnya terjadi dalam audiensi warga Bijaepunu dengan Pemkab TTS.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari DGM mengenai dugaan ucapan penghinaan yang dilaporkan Beny. Konfirmasi dari pihak terlapor penting untuk memberikan ruang klarifikasi dan memastikan pemberitaan tetap berimbang.

  • Bagikan