HKTI Dorong Petani NTT “Naik Kelas”, Akses Pupuk hingga Pasar Jadi Perhatian

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260916 WA0022

DPD HKTI Provinsi NTT Periode 2026–2031 resmi dinahkodai Fernando Jose Osorio Soares.

Dalam sambutannya, Fernando menegaskan komitmen HKTI NTT untuk bergerak dan hadir langsung di tengah petani di seluruh wilayah NTT.

HKTI NTT, kata dia, akan berkeliling ke 21 kabupaten dan satu kota untuk menjadi mata dan telinga para petani, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi serta mendorong solusi konkret.

Komitmen tersebut sejalan dengan harapan Gubernur Melki agar HKTI tidak berhenti pada struktur organisasi, tetapi benar-benar hadir di lapangan dan memberikan manfaat langsung bagi petani.

Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono menegaskan pentingnya penguatan sektor pertanian sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong swasembada pangan.

Sudaryono juga mendorong penguatan sektor pertanian di NTT dan mengajak HKTI NTT membangun kolaborasi erat dengan para kepala daerah untuk memajukan pertanian di seluruh wilayah NTT.

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono turut menyampaikan perhatian pemerintah terhadap persoalan stunting di NTT. Ia mengatakan NTT, yang masih menghadapi prevalensi stunting tinggi, akan mendapat perhatian khusus dalam pengembangan dapur-dapur baru program Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTT.

Pelantikan DPD HKTI NTT Periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum memperkuat peran organisasi petani dalam mendukung pembangunan pertanian daerah, sekaligus mempertemukan agenda pemerintah daerah, HKTI dan pemerintah pusat dalam mendorong pertanian NTT yang lebih produktif, modern dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo, Jajaran Forkopimda dan Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT serta insan pers.*

  • Bagikan