Yohanis menambahkan, “Kami meminta suntikan modal sebesar Rp 100 miliar dari Bank Jatim agar secara otomatis modal inti sebesar Rp 3 triliun dapat terpenuhi.” Beliau optimis bahwa sebelum batas waktu yang ditetapkan, semua rencana akan terealisasi.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Japarmen Manalu menyatakan, “Kita optimis akan terpenuhinya modal inti Bank NTT. Selanjutnya adalah perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk peningkatan kinerja Bank NTT,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Fernando J.L.O. Soares pada kesempatan yang sama menyampaikan, DPRD Provinsi NTT mendukung langkah-langkah strategis dalam rangka pembangunan Bank NTT.
“Bank NTT adalah Bank yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Sebagai Bank kebanggaan masyarakat NTT, yang turut menjadi salah satu BUMD penyumbang deviden terbesar saat ini. DPRD mendukung langkah-langkah yang dianggap penting untuk membangun Bank NTT,” ungkapnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Bank NTT berupaya memastikan keberlanjutan operasionalnya sebagai bank umum dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian di NTT.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













