Bank NTT Genjot Digitalisasi Keuangan Daerah, Targetkan Optimalisasi PAD di NTT

  • Bagikan
Screenshot 20240513 074256 Lite

Tak hanya melalui EDC, kanal pembayaran juga dibuka lewat teller bank, layanan mobile banking, hingga agen *Di\@Bis@* yang tersebar di desa-desa dan kampung-kampung.

Bank NTT juga tengah menjajaki kolaborasi erat dengan Badan Aset Daerah. “Kami sedang berkoordinasi agar seluruh penerimaan yang seharusnya masuk ke kas daerah bisa tercatat, termonitor, dan tersalurkan secara digital,” tambahnya.

Langkah ini dinilai sejumlah pihak sebagai terobosan penting. Seorang pengamat keuangan daerah di Kupang menyebutnya sebagai *game changer* dalam tata kelola fiskal di NTT, yang selama ini masih banyak bergantung pada sistem manual dan pelaporan konvensional.

“Kalau Bank NTT berhasil memimpin ini, maka keuangan daerah bisa lebih sehat, transparan, dan akuntabel,” kata seorang auditor independen yang kerap menangani proyek-proyek keuangan daerah.

Dengan ratusan miliar potensi PAD yang masih tersembunyi di balik praktik lama dan sistem pencatatan yang lemah, digitalisasi bisa menjadi jalan baru bagi daerah-daerah di NTT untuk mengejar ketertinggalan fiskal mereka.

Di tengah transformasi ini, Bank NTT tak lagi sekadar menjadi bank pembangunan daerah, melainkan juga mesin pemungut rupiah-rupiah yang tercecer—dari desa, pasar, hotel, hingga layar ponsel warga.

Sumber: Selatan Indonesia. Com
  • Bagikan