TIMOR SAVANA.COM, Nurdin Hasan Pati Pelang, seorang alumni Politeknik Negeri Kupang angkatan 2017, telah menorehkan kisah inspiratif sebagai tenaga kerja di industri manufaktur di Hungaria. Ia berhasil menggapai peluang ini melalui program Mari Kita Kerja (MARKIJA), hasil kolaborasi antara KADIN NTT dan politeknik se-Indonesia.
Perjalanan Menuju Program MARKIJA
Program MARKIJA pertama kali ditemukan oleh Nurdin saat ia bertemu kembali dengan salah satu dosennya, lima tahun pasca-wisuda. Sebelumnya, Nurdin sudah mencoba berbagai pekerjaan, termasuk menjadi pengemudi Grab dan teknisi, untuk mengumpulkan dana demi mengikuti program-program serupa, seperti 2+1 ke Taiwan. Namun, kendala finansial membuatnya belum dapat mewujudkan impian tersebut.
“Saat itu, saya tidak memiliki cukup dana. Dosen saya kemudian menyarankan untuk mendaftar program MARKIJA. Menariknya, program ini sepenuhnya gratis, kecuali biaya paspor dan medical check-up,” jelas Nurdin.
Setelah mengisi formulir pendaftaran, ia menjalani proses seleksi yang ketat, termasuk tes bahasa Inggris dan pembahasan proyek dalam bahasa tersebut. Dengan persiapan yang matang, akhirnya pada September 2022, ia berangkat ke Hungaria.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













