Lurah Batuplat pada kesempatan yang sama mengatakan, jagung yang nantinya dipanen, terlebih dahulu akan dipilih dan kemudian dipisah antara yang berkualitas baik dan kurang baik.
“Kebiasaan warga disini, jagung yang baik akan dikonsumsi (dimakan) sendiri, dan yang kurang baik akan diberikan kepada hewan peliharaan (ayam),” kata Lurah Batuplat.
Pada lokasi lainnya di Rt. 021, Kapolresta Kupang Kota bersama Kabag SDM, Kapolsek Alak, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Alak, serta penyuluh pertanian, meninjau lokasi lahan kebun penanaman jagung milik kelompok tani anggur yang tumbuh sempurna, dan juga pada bulan Maret 2025 sudah bisa dipanen, dengan hasil yang diperkirakan mencapai 2 ton.
Lahan pertanian milik Marten Foes dari Kelompok tani anggur, telah ditanami jagung jenis hibrida, dengan perkiraan panen pada akhir Maret 2025.
Hasilnya bisa mencapai 2 ton lebih, dan akan kami dampingi hingga ke proses penyimpanan yang sudah dalam kondisi kering, dan kemudian bisa disimpan untuk dimanfaatkan atau dikonsumsi di kemudian hari,” ujar penyuluh pertanian sebagai pendamping kelompok tani. *
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













