KABUPATEN KUPANG,timorsavana.com – Sinergi lintas sektor antara Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), serta Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang terus diperkuat demi mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di perdesaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kunjungan lapangan bersama ke Desa Oelbiteno, Dusun Oelhue, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, pada Kamis (23/07).
Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi dampak beroperasinya program Listrik Desa (LISDES) yang telah menyala sejak 12 Juni 2026, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung guna merencanakan pembangunan infrastruktur yang terpadu.
Dusun Oelhue berjarak sekitar 30 kilometer dari ibu kota Kabupaten Kupang dan menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan jaringan listrik perdesaan PLN di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kini pada 2026, desa tersebut telah menikmati akses listrik secara menyeluruh. Kehadiran aliran listrik ini tidak hanya membuka akses energi, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup serta mendorong pertumbuhan sektor lainnya.
Kegiatan evaluasi yang dipusatkan di Gereja GMIT Efrata Oelhue ini dihadiri oleh jajaran kementerian dan instansi terkait, di antaranya Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Kementerian PPN/Bappenas; Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Mobile Broadband Kementerian Komunikasi dan Digital; Analis Kebijakan Ahli Muda Kementerian ESDM; Dinas ESDM Provinsi NTT; Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT; Bapperida Provinsi NTT; Bapperida Kabupaten Kupang; serta jajaran PT PLN (Persero) UIW NTT beserta tokoh masyarakat setempat.
Selain memantau dampak positif jaringan listrik setelah satu bulan beroperasi, peninjauan ini juga mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur lanjutan, mulai dari perluasan jaringan telekomunikasi, penyediaan air bersih, hingga bantuan sambungan listrik gratis bagi keluarga kurang mampu.
Manager UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menegaskan bahwa keberhasilan melistriki Dusun Oelhue merupakan hasil kolaborasi erat antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Proses pembangunan jaringan LISDES ini penuh tantangan, namun berkat dukungan semua pihak dan semangat warga Desa Oelbiteno, segala hambatan dapat teratasi. Masyarakat terlibat aktif sejak awal, mulai dari pembersihan Right of Way (ROW) hingga mendampingi pengerjaan di lapangan,” ujar Koko.
Dalam sesi dialog, aspirasi masyarakat disampaikan langsung oleh Kepala Desa Oelbiteno, Heskial Naben; Camat Fatuleu Tengah, Gratia Rawis; serta perwakilan GMIT Efrata Oelhue, Selviana Wah. Usulan utama yang mengemuka mencakup dukungan pemasangan listrik gratis bagi 26 keluarga kurang mampu, penguatan jaringan telekomunikasi yang masih terbatas, serta peningkatan sarana air bersih.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













