Harganas 2026, Gubernur NTT Tegaskan Kehadiran Ayah Kunci Membangun Keluarga Berkualitas

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260629 WA0010

Kupang, timorsavana.com || Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan kehadiran dan peran ayah sangat penting dalam membangun kualitas keluarga. Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke – 33 Tingkat Provinsi NTT yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Senin 29 Juni 2026.

“Hari Keluarga Nasional tahun ini mengangkat tema Ayah Wajib Hadir. Tema ini menegaskan bahwa ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara fisik, emosional, psikologis, dan sosial dalam proses pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak,” ujar Gubernur Melki.

Ia mengatakan, kehadiran figur ayah dan ibu secara seimbang di dalam keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti kekerasan, perundungan, tawuran, pergaulan bebas, kehamilan di luar nikah hingga penyalahgunaan narkoba.

Gubernur melanjutkan, Peringatan Harganas menyoroti bahwa pengasuhan bukanlah beban tunggal bagi seorang ibu. Keterlibatan emosional dan fisik ayah sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan, seperti stunting, dan menciptakan fondasi keluarga yang berkualitas.

“Mari jadikan momentum Hari Keluarga Nasional untuk kembali memperkuat keluarga kita. Pastikan anak-anak menemukan figur ibu dan terutama figur ayah yang selalu hadir dalam kehidupan mereka. Dengan keluarga yang berkualitas, kita membangun NTT yang maju dan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan pentingnya implementasi Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Belajar Masyarakat yang mengatur jam belajar masyarakat setiap pukul 18.00 hingga 19.30 WITA. Pada waktu tersebut, anak-anak didorong untuk belajar di rumah bersama orang tua tanpa menggunakan telepon genggam.

Baca Juga :  Jaga kekondusifan Wilayah Hukum, Polres Ngada laksanakan Patroli Rutin

“Gerakan ini bukan hanya berlaku bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang tua. Saat anak belajar, orang tua pun diharapkan tidak sibuk dengan telepon genggam sehingga tercipta interaksi dan pendampingan yang berkualitas dalam keluarga,” katanya.

Gubernur menambahkan, pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Karena itu, pelaksanaan Harganas tidak boleh dimaknai sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan nyata membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera.

  • Bagikan