REI NTT Gelar REI Expo 2026 di Kupang, Targetkan Penjualan 100 Unit Rumah

Reporter : Marlin Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260314 184001

Kupang — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar REI Expo 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 14 hingga 28 Maret 2026 di Flobamora Mall Kupang.

Menariknya, sebelum acara resmi dibuka, panitia mencatat sudah terjadi transaksi penjualan lima unit rumah pada hari pertama. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia REI Expo 2026, Alfred Bessie, saat diwawancarai media di sela-sela kegiatan.

Alfred yang juga tercatat sebagai ketua panitia termuda dalam sejarah REI NTT dengan usia 23 tahun mengatakan, pihaknya memasang target tinggi selama pelaksanaan expo. Panitia menargetkan penjualan 100 unit rumah dengan total omzet mencapai Rp20 miliar.

“Ini target kami selama kegiatan berlangsung. Mohon doa agar bisa tercapai,” ujar Alfred.

Sementara itu, dalam pembukaan kegiatan, Ketua DPD REI NTT, Chandra Santosa, kembali menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ia mendesak Pemerintah Provinsi NTT untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar membebaskan Pajak Penghasilan atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Menurut Chandra, REI selama ini berfokus mengembangkan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka memiliki hunian yang layak. Namun, tingginya biaya BPHTB dan PBG dinilai menjadi hambatan bagi masyarakat maupun pengembang.

“Kami di REI menggarap sektor masyarakat berpenghasilan rendah. Kami berupaya agar mereka memiliki hunian yang layak, tetapi biaya BPHTB dan PBG yang tinggi menjadi beban besar,” ujarnya.

  • Bagikan