Menjaga Terang Ibadah: Sinergi Penjaga Listrik Timor Pastikan Ramadhan Aman

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260313 WA0017

KUPANG,Timorsavana.com – Di balik terangnya lampu-lampu di rumah warga saat waktu Sahur dan berbuka, ada dedikasi para operator pembangkit yang bekerja tak kenal lelah menjaga keseimbangan sistem kelistrikan. Memasuki bulan suci Ramadhan serta menyongsong Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTT memperkuat kolaborasi bersama seluruh pengelola pembangkit di Pulau Timor melalui Sosialisasi Standar Prosedur Operasi (SOP), pada Selasa (03/03).

Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi para “penjaga terang” dari berbagai unit, mulai dari operator PLTU Timor-1, PLTU Bolok, PLTMG Kupang Peaker, hingga PLTD Sewa Indonesia Power Service Tenau. Fokus utamanya bukan sekadar teknis, melainkan menyatukan visi dalam menjalankan program Anti Black Out (ABO) 2026 demi kenyamanan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi. Bagi para operator, pemahaman mendalam mengenai dinamika Sistem Timor adalah bekal utama dalam menghadapi masa siaga nasional.

Hendri Saputra, Site Leader PLTMG Kupang Peaker PLN Indonesia Power, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. “Kami berterima kasih kepada PLN UP2B NTT. Informasi ini sangat krusial untuk kami terapkan di lapangan. Sinergi antara Dispatcher Regional Control Center (RCC) Timor dan operator di ruang kendali (Control Center Room) setiap pembangkit adalah kunci agar listrik tetap andal. Kami berharap kolaborasi semacam ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Manager PLN UP2B NTT, Andi Siswahudi, menjelaskan bahwa pengoperasian unit yang disiplin sesuai SOP adalah bentuk tanggung jawab pelayanan kepada pelanggan. “Kami ingin memastikan setiap rencana yang telah ditetapkan dieksekusi dengan presisi oleh seluruh operator di Pulau Timor,” tegas Andi.

  • Bagikan