General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menekankan bahwa keandalan listrik adalah urat nadi kenyamanan ibadah di bulan suci. Ia mengingatkan bahwa setiap megawatt yang dihasilkan memiliki makna besar bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah.
“Bulan Ramadhan adalah momen penuh keberkahan yang sangat dinanti oleh masyarakat. Tugas kita adalah memastikan mereka dapat beribadah dengan tenang, tanpa rasa khawatir akan gangguan listrik. Keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor bukan hanya soal teknis kabel dan mesin, tapi soal kolaborasi hati antara bidang pembangkitan, pengatur beban, hingga distribusi,” ujar Eko.
Ia menambahkan, melalui penyelarasan prosedur teknis ini, PLN berkomitmen hadirkan layanan yang efisien dan aman. “Kami ingin masyarakat NTT, khususnya di daratan Timor, dapat merasakan kehadiran PLN secara nyata melalui pasokan listrik yang stabil, sehingga momen kebersamaan di hari raya nanti menjadi lebih hangat dan bermakna,” pungkasnya.
Langkah konkret ini mempertegas kesiapan PLN dalam mengawal siaga Idul Fitri 1447 H, sekaligus memperkuat fondasi sistem kelistrikan Timor yang lebih tangguh melalui semangat kebersamaan.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













