Bank NTT mendukung program jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan

Editor: Lia Kiki
  • Bagikan
IMG 20250625 140516

Timorsavana.Com||Kupang– Bank NTT menegaskan komitmennya dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui berbagai inisiatif strategis. Dalam rangkaian wawancara Paritrana Award Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Rabu (25/6/2025), Bank NTT menampilkan sejumlah program unggulan sebagai bukti nyata kontribusinya.

Kepala Subdivisi Edukasi, Promosi, dan Monitoring Evaluasi Produk Dana Jasa Kantor Pusat Bank NTT, Alberth Nixon Bria ,memaparkan peran aktif Bank NTT dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di kalangan pekerja sektor informal dan kelompok rentan.

” Bank NTT mendukung penuh program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari komitmen kami terhadap perlindungan sosial. Kami menjalin kerja sama erat untuk mengakuisisi peserta dari kalangan agen, pelaku UMKM binaan, hingga masyarakat rentan di seluruh NTT,”* ujar Adhy.

Hingga akhir 2024, tercatat sebanyak 2.061 karyawan aktif Bank NTT telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan total iuran yang telah dibayarkan sejak 2020 mencapai Rp20,4 miliar. Iuran ini mencakup empat program utama: Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).

Adhy menegaskan bahwa Bank NTT berambisi untuk meningkatkan angka kepesertaan dan naik kelas ke level nasional.

“Kami tidak ingin stagnan di tingkat provinsi. Target kami adalah bisa bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Salah satu program unggulan yang dipresentasikan adalah Gerakan Nasional Lingkaran (GN Lingkaran) Dalam lima tahun terakhir (2020–2024), Bank NTT telah mengalokasikan Rp2,52 miliar untuk melindungi 40.000 pekerja rentan, yang terdiri dari agen Bank NTT, pelaku UMKM binaan, hingga mahasiswa yang menjadi agen.

  • Bagikan