Idul Fitri adalah waktu untuk bersyukur, merefleksikan diri untuk kembali ke fitrah-Nya, dan merayakan dengan suka cita bersama seluruh keluarga dan orang-orang tercinta. Bagi para perantau di Jakarta, mudik dan berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman adalah momen yang paling dinanti di penghujung bulan Ramadan.
Sayangnya tidak setiap orang memiliki kesempatan untuk bisa mudik, terutama karena masalah transportasi dimana tiket cenderung lebih sulit didapatkan ataupun harganya menjadi lebih mahal setiap kali memasuki musim Lebaran.
PURDIANINGSIH atau biasa dipanggil Ning, seorang buruh jahit di perusahaan garmen, Cakung, Jakarta Timur, sudah tiga tahun belum dapat mudik ke kampung halaman. Maklum, pendapatannya sehari hanya sekitar Rp70 ribu.
“Sudah lebih dari tiga tahun saya dan keluarga tidak melakukan mudik ke kampung halaman di daerah Semarang, Jawa Tengah. Selain karena memang tahun-tahun kemarin ada pandemi, faktor keuangan juga menjadi kendala bagi kami untuk pulang kampung. Apalagi saya dan suami yang sama-sama bekerja sebagai buruh jahit di industri rumahan harus terlebih dahulu menabung uang lebih setiap kali mau mudik,” tutur Ning kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan founder J99 Corp. dan MS Glow, Gilang Widya Pramana, di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta, pada Senin pagi, 8 April 2024.
Syukurnya, beberapa waktu lalu ada tetangga yang memberi tahu dia tentang program Mudik Bareng MS Glow 2024 yang menyediakan kursi khusus untuk buruh perempuan. Akhirnya, ia dan suami beserta putra akhirnya bisa mudik lagi dan bertemu dengan keluarga besar di kampung.
Dilansir dari mediaIndonesia.com Ning bersama puluhan buruh dan pekerja perempuan lain beserta keluarga termasuk rombongan 500 pemudik terdiri dari pegawai Kemenparekraf, konsumen MS Glow, dan MS Glow For Men, juga masyarakat umum. Mereka semua mendaftar sejak pertengahan Maret lalu dengan syarat membeli produk seharga minimal Rp100 ribu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













