Boti Cup I Resmi Ditutup, Warga Ingin Boti Cup Selanjutnya

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251030 WA0035

Masyarakat berharap agar turnamen semacam ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain menjadi ajang bakat olahraga, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan sosial warga.

“Kami berharap ini bukan yang pertama dan terakhir. Kami ingin Boti Cup terus berlanjut agar anak-anak muda punya wadah untuk mengembangkan bakat mereka,” tambahnya.

Slogan di bagian belakang baju panitia bertuliskan “Dari Boti ke TTS”, menjadi simbol mimpi besar masyarakat untuk mengirim atlet berprestasi ke tingkat kabupaten bahkan provinsi.

“Itu artinya kami bermimpi melahirkan pemain-pemain berbakat dari Desa Boti untuk mengharumkan nama Kabupaten Timor Tengah Selatan,” kata Marthen.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten TTS yang telah mendukung kegiatan tersebut dengan anggaran sebesar Rp115 juta untuk membina potensi muda di Boti dan se-Daratan Timur.

Marthen juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang turut memberikan dua set alat musik bagi dua gereja yang diperjuangkan melalui pokok pikirannya sebagai anggota DPRD daerah pemilihan empat

“Dukungan ini tidak hanya untuk olahraga, tapi juga untuk memperkuat kegiatan sosial dan rohani masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Marthen memohon maaf apabila dalam penyambutan maupun pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan. “Kami mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Tradisi kami sederhana, tapi tulus dan penuh rasa hormat,” tutupnya.

  • Bagikan