“Sekali lagi kami tegaskan, penggantian meteran dilakukan tanpa biaya. Jika ada oknum yang meminta uang, tolong jangan dipercaya. Itu bukan dari PLN,” tegasnya.
Warga diminta untuk hanya melapor melalui saluran resmi, yakni kantor jaga PLN di Oinlasi, kantor PLN Soe, layanan telepon 123, atau aplikasi PLN Mobile yang dinilai lebih praktis.
“Jangan sampai masyarakat yang sudah jadi korban kebakaran malah dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi,” ujarnya prihatin.
PLN menjelaskan bahwa penggantian yang dilakukan hanya mencakup bagian luar bangunan, yaitu mulai dari tiang listrik hingga ke meteran. Sementara instalasi di dalam rumah menjadi tanggung jawab pelanggan.
“Kami tanggung dari kabel induk PLN sampai ke meteran. Tapi kabel di dalam rumah, itu bukan kewenangan kami. Itu menjadi tanggung jawab pelanggan,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat aktif melapor jika siap menyambung kembali listrik dan selalu menggunakan jalur resmi agar terhindar dari penipuan atau pungutan liar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













