Kondisi ini semakin memperburuk citra Terminal Oepura, yang merupakan salah satu titik penting bagi transportasi di Kota Kupang. Terminal ini kerap dilalui oleh banyak orang setiap harinya, baik penumpang yang hendak bepergian maupun masyarakat yang melintas. Keberadaan tumpukan sampah tentunya merusak kenyamanan mereka.
Lodia meminta kepada pemerintah Kota Kupang dan petugas kebersihan untuk segera turun tangan dan mengatasi permasalahan sampah di lokasi tersebut. Mereka juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. ‘Katong minta pamarenta ko urus dolo te ini kalo kasi tenga nanti tamba parah. Pemerenta ju harus turun tangan” tegas Lodia menggunakan dialek Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













