Retak memanjang sagmen dua ruas jalan Ndona –Sokoria (PLTP)bukan kesalahan dari PT Bina Citra Teknik Cahaya

  • Bagikan
20260124 103737

Kerusakan itu terjadi kata Jarot, akibat deformasi atau penurunan tanah bukan merupakan kerusakan konstruksi yang dikerjakan oleh PT BCTC.

” Konstruksinya yang dikerjakan oleh kontraktor sangat baik hanya jenis tanah dititik itu adalah ekspansif (seperti lempung) yang menyusut dan mengembang yang menyebabkan terjadinya penurunan permukaan aspal. Itu terjadi wilayah – wilayah tebing” tandasnya.

Menurut PPK Jarot, untuk mencegah keretakan sambungan, infilrasi air, dan kerusakan dini pada pinggir aspal, pihaknya menggunakan rabat beton (perkerasan kaku). Jenis kerusakan seperti yang diberitakan itu kata Jarot, ternyata terjadi pada satu bidang dengan rabat beton yang mengami penurunan dan pelemahan dari tanah dasar itu sendiri.

Kerusakan itu terjadi akibat punurunan tanah sehingga rabat betonnya juga patah. Dan ini diluar kendali dua belah pihak, tapi catatan kita bahwa penyedia memiliki masa pemeliharaan selama 3 tahun. Kita minta inisiasi dari PT. BCTC untuk tetap menjaga badan jalan itu sehingga kerusakan itu tidak terlalu besar dan memberikan mobilitas kepada masyarakat.” tandasnya.

Menurut Jarot, untuk mencegah terjadinya penurunan tanah dan patahan yang tidak terlalu besar akan dibangun TPT ataupun bronjongnisasi sambil menyesuaikan kesediaan anggaran. Sementara itu kerusakan di titik lain tersebut terjadi akibat gerusan sungai dan itu diluar penanganan. ” Jadi perlu diluruskan bahwa anggaran yang tersedia hanya galian saluran tanah biasa ya, bukan saluran parmanen karena kita kejar panjangnya aspal, jadi itu diluar penanganan” tandasnya.

Menurut Jarot, longsoran tersebut akibat gerusan sungai (erosi tebing) yang terjadi saat hujan deras dimana arus sungai. “Kondisi kerusakan itu diluar penanganan PT BCTC artinya itu tidak dianggarkan dalam item pekerjaan.” tandasnya.

  • Bagikan