Penjabat Wali Kota Kupang Buka Kegiatan Pembinaan Percepatan Penurunan Stunting

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
20241024 100717

Penjabat Wali Kota Kupang Buka Kegiatan Pembinaan Percepatan Penurunan Stunting
Kupang, 24 Oktober 2024 – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, secara resmi membuka kegiatan Aksi 5 yang berfokus pada Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan, serta Aksi 6 tentang Manajemen Data Tingkat Kota Kupang dalam Percepatan Penurunan Stunting, yang digelar di Hotel Aston pada Kamis (24/10). Kegiatan ini juga ditandai dengan Launching Sepe Punggawa, sebuah inisiatif strategis dalam mendukung program penurunan angka stunting di Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Linus Lusi menegaskan bahwa keberhasilan target penurunan angka stunting sangat dipengaruhi oleh tata kelola sistem informasi yang baik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam pencapaian tujuan ini. “Meski banyak variabel yang mempengaruhi, tata kelola sistem informasi yang solid sangat penting dalam mempercepat penurunan stunting,” jelas Linus.

Ia juga menyoroti pentingnya reformasi sistem birokrasi di Kota Kupang, khususnya di bidang kependudukan dan kesehatan. Linus Lusi menyatakan bahwa reformasi birokrasi menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah untuk memperbaiki pelayanan publik, terutama dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat seperti stunting. “Ini adalah bagian dari reformasi birokrasi yang kita dorong, agar aspek kependudukan dan kesehatan dapat lebih terstruktur dan efisien,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari pemerintahan desa dan kelurahan di seluruh Kota Kupang, termasuk perwakilan dari dinas kesehatan, BKKBN, dan organisasi masyarakat yang aktif dalam penanganan stunting. Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sangat ditekankan, terutama dalam hal manajemen data untuk mendukung perencanaan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dalam penjelasannya, Linus Lusi juga menyampaikan bahwa pengelolaan data yang baik menjadi fondasi utama dalam memantau perkembangan penurunan stunting di setiap wilayah. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menanggulangi permasalahan gizi buruk yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kota Kupang.

Linus Lusi optimistis bahwa dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, target penurunan angka stunting di Kota Kupang dapat tercapai lebih cepat. “Sinergi yang kuat antara pelaku di desa dan kelurahan dengan pemerintah sangat diperlukan, agar percepatan penurunan stunting ini benar-benar dapat terwujud,” tegasnya.

Baca Juga :  Penjabat Wali Kota Kupang Hadiri Pelantikan 30 Anggota PPK Se-Kota Kupang
  • Bagikan