“Baru awal pemuda wilayah terbentuk dan mengusulkan kegiatan ini di rapat berkala. Akhirnya Ibu Pendeta menerima usulan dari Pak Ketua dengan baik, dan kegiatan ini bisa terlaksana di bulan Paskah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk membangun kesadaran iman dan memperkuat nilai-nilai kekristenan di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua Pemuda Jemaat Oemathonis Bobok, Marten Missa, juga mengungkapkan rasa bangganya.
“Saya sangat terkesan dengan drama singkat yang dipentaskan oleh pemuda-pemudi Jemaat Oemathonis Bobok. Mereka berhasil menggambarkan kisah penderitaan Yesus Kristus dengan cara yang kreatif dan menginspirasi,” ujarnya.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan iman jemaat,” pungkasnya.
![]()
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













