Ia menambahkan, program penanaman jagung tersebut akan terus berlanjut dan diperluas, termasuk di lahan-lahan Lapas yang tersebar di seluruh wilayah NTT, dengan melibatkan Pemuda Tani Indonesia melalui DPC di kabupaten-kabupaten.
Saat ini, Bobby Lianto mengungkapkan dirinya sedang berada di Shanghai, China, bersama keluarga, sekaligus menjalankan agenda untuk bertemu calon investor.
“Saya juga berencana bertemu dengan investor untuk mengajak mereka masuk berinvestasi di sektor pertanian, khususnya jagung. Target kami adalah menyiapkan produksi jagung sebanyak-banyaknya agar ke depan bisa dibangun pabrik pakan yang mampu melayani kebutuhan di NTT,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara Pemuda Tani, Kadin, dan berbagai mitra strategis dapat mendorong ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat NTT.**
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













