“Respons petani terhadap Bangkok 21 maupun Betras 32 sangat positif. Karena itu kami terus melakukan sosialisasi dan penyaluran bibit agar semakin banyak petani di Timor yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.
Ia menambahkan, Bintang Asia juga mendorong petani memanfaatkan lahan secara lebih optimal sehingga tidak hanya mengandalkan satu musim tanam dalam setahun.
Menurutnya, peningkatan intensitas budidaya akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani.
Salah satu penerima bantuan bibit, Peter Salem, menyampaikan apresiasi kepada Tim Bintang Asia yang telah memilih Desa Noinbila sebagai salah satu lokasi pengembangan varietas jagung unggul.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Bintang Asia yang sudah mau menjadi kolaborator untuk memajukan pertanian di Bumi Nusa Cendana. Bantuan ini menjadi semangat baru bagi kami, khususnya petani muda, untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ujar Peter.
Peter berharap kerja sama antara petani dengan Bintang Asia tidak berhenti pada pembagian bibit, tetapi berlanjut melalui pendampingan teknis hingga masa panen.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi titik awal membangun sektor pertanian yang lebih maju sekaligus memberdayakan masyarakat, khususnya petani muda, agar semakin percaya diri mengembangkan usaha tani di kampung sendiri,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













