Sementara itu, Penasihat D’Alexa Management, Yafet Yeferson Horo, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga bentuk komitmen dalam membina generasi muda melalui olahraga.
“Lapangan ini kami hadirkan sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan ke depan, termasuk penambahan fasilitas olahraga lain, area hiburan, hingga pengembangan UMKM guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Terpisah, Owner D’Alexa Arena, David Anunut, mengatakan pembangunan fasilitas ini telah dipersiapkan cukup lama. Ia menyebut, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga menjadi latar belakang utama hadirnya D’Alexa Arena.
“Untuk sementara kami menyediakan fasilitas mini soccer dan futsal. Tarif kami sesuaikan dengan kemampuan masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.
Adapun tarif lapangan mini soccer dipatok Rp400.000 per jam dan Rp700.000 untuk dua jam, sementara futsal Rp125.000 per jam dan Rp200.000 untuk dua jam. Pengelola juga menyediakan sejumlah fasilitas gratis seperti air minum dan dokumentasi, serta membuka akses untuk umum.
David berharap D’Alexa Arena dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, khususnya bagi generasi muda di Kota Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













