Smart Farming, Solusi Bertani Dimasa Krisis

Reporter : Jack Editor: Lk
  • Bagikan
IMG 20240927 WA0007

Lebih lanjut Ia menyebut, salah satu langkah antisipasi yang dapat ditempuh adalah dengan menggalakkan konservasi air. “Antisipasi adalah kita melakukan konservasi air dimana kondisi air yang ada digunakan dalam bentuk smart farming”.

Kepala BPBD NTT, Cornelis Wadu menyoroti kerentanan wilayah NTT terhadap bencana alam akibat topografi yang bervariasi. Beberapa daerah, terutama Pulau Sumba, memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran hutan.

Pada akhir konferensi pers, Kepala BPBD mengajak petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta untuk berkolaborasi dalam mengembangkan teknologi smart farming di wilayah NTT. “Perubahan iklim adalah tantangan global yang harus dihadapi bersama. Untuk itu kami mengajak pemerintah, lembaga non-pemerintah (LSM) untuk berkolaborasi.

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
  • Bagikan