Pj Gubernur : Pemerintah Daerah Harus Memastikan Pelayanan Prima

  • Bagikan
IMG 20231028 WA0033

Dijelaskan Ayodhia bahwa pada sektor Kesehatan saat ini Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki 59 unit Rumah Sakit (RS) dengan kategori 3 unit kelas B, 32 unit kelas C, 19 unit kelas D dan 5 unit kelas D Pratama. Jumlah Puskesmas sebanyak 436 unit terdiri dari 220 Puskesmas Rawat Inap dan 216 Puskesmas Non Rawat Inap, Klinik kesehatan sebanyak 188 unit dan laboratorium kesehatan sebanyak 50 unit.

Dari Jumlah Rumah Sakit dan Puskemas yang ada, dukungan tenaga kesehatan (nakes) memainkan peran penting dalam pelayanan publik sektor kesehatan.

“Tantangan utama yang dihadapi daerah ini berkaitan dengan pelayanan publik sektor kesehatan adalah masih terbatasnya tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit maupun Puskesmas di mana terdapat 7,17 persen Puskesmas yang tanpa tenaga dokter dan hanya 31 persen puskemas yang lengkap 9 nakes standar”, tambah Pj Gubernur Ayodhia Kalake.

Menutup sambutannya, PJ Gubernur NTT Ayodhia Kalake berharap agar persoalan-persoalan ini kiranya menjadi perhatian penting dalam Rapat Koordinasi ini agar bisa ditemukan strategi-strategi untuk mengatasi persoalan yang ada. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat dirumuskan upaya kolaborasi penyelesaian terpadu bagi peningkatan pelayanan publik bidang kesehatan.

 

“Karena itu, saya berharap agar persoalan-persoalan ini kiranya menjadi pokok pembahasan dalam Rakor ini agar bisa ditemukan strategi-strategi mengatasi persoalan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat dirumuskan upaya kolaborasi penyelesaian terpadu bagi peningkatan pelayanan publik bidang Kesehatan di wilayah V Direktorat Koordinasi Supervisi KPK”, tutup PJ Gubernur.

IMG 20231028 WA0035

Turut hadir Wakil Ketua KPK Alex Marwata, Sekjen Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr Azhar Jaya, Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes drg. Arianti Anaya, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku drg. Mega Aziza dan Direktur RSUD Kab Biak dr. Ricardo Mayo.*

  • Bagikan