Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, upaya pengendalian stunting menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada Agustus 2023, jumlah balita stunting tercatat sebanyak 4.019 anak (17,2%), menurun dari 4.543 anak (19,0%) pada Februari 2023. Meskipun pada Juli 2024 terjadi sedikit peningkatan menjadi 4.117 anak (18,56%), Pemerintah Kota Kupang tetap optimis akan terus menekan angka stunting melalui berbagai intervensi spesifik.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes., menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan hasil dari program pemberian makanan tambahan (PMT) dan intervensi gizi bagi ibu hamil dan balita. Fokus utama tetap pada pemenuhan gizi dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dianggap krusial untuk pencegahan stunting. “Dengan memperkuat upaya ini, kami yakin angka stunting di Kota Kupang akan terus menurun secara signifikan,” ujar drg. Retnowati.
Dengan langkah-langkah yang telah dan akan diambil, Pemerintah Kota Kupang berharap dapat terus mendorong penurunan stunting secara berkelanjutan demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan sejahtera.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













