Kunjungi SMPN 9 Kupang, Kejati NTT memperkenalkan peran kejaksaan dalam memberantas korupsi

Editor: Lk
  • Bagikan
IMG 20241016 WA0035

Dalam sambutannya, Kajati NTT mengingatkan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai sejak dini dan dari hal-hal kecil, terutama di lingkungan sekolah. Ia juga menegaskan bahwa integritas pribadi bisa dilatih melalui hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan. Sebagai komitmen, seluruh siswa diajak untuk bersama-sama mengucapkan komitmen :

“SAYA BERKOMITMEN, SEUMUR HIDUP, MULAI HARI INI, TIDAK MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN.”

 

Kolaborasi dengan Pemerintah Kota dan BP3MI NTT

Kegiatan JMS di SMPN 9 Kupang ini juga melibatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT. Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini dalam memberikan edukasi mengenai bahaya perdagangan manusia dan eksploitasi anak, yang menjadi ancaman serius di NTT. Suratmi menjelaskan, “NTT dikenal sebagai provinsi dengan tingkat perdagangan orang tertinggi, serta memiliki angka stunting dan HIV yang tinggi akibat pergaulan bebas dan seks bebas. Oleh karena itu, kami mengajak adik-adik untuk hidup sehat, menjauhi pergaulan bebas, dan menghindari narkoba, karena kalian adalah masa depan NTT.”

Apresiasi dari Pj. Walikota Kupang

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Walikota Kupang Linus Lusi, S.Pd, M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Kajati NTT. Menurutnya, pengenalan nilai-nilai integritas sejak dini adalah bingkai penting bagi masa depan generasi muda. “Bapak Kajati ini mencintai masa depan, sehingga sembilan nilai integritas yang dikenalkan kepada anak-anak kita akan menjadi spirit bagi pendidikan di Kota Kupang,” ujarnya.

Pemberian Cinderamata dan Komitmen Melanjutkan Program

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa jam dinding, buku dan tumbler kerjasama dengan beberapa BUMN Bank kepada lima perwakilan siswa dan Kepala Sekolah SMPN 9 Kupang, yang diserahkan secara bergilir oleh Kajati NTT, Pj. Walikota Kupang, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kupang, dan Kepala BP3MI NTT.

Baca Juga :  Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024: Penyerahan Skep Pensiun Anggota Polres Ngada

Sejak pertama kali dilaksanakan pada September 2024, program “Generasi Berprestasi dan Berintegritas” telah sukses menjangkau 46 sekolah, dengan rincian:

• 26 SMA/SMK di Kota Kupang, dengan partisipasi hampir mencapai 25.000 siswa dan tenaga pendidik.

• 20 SMP di Kota Kupang, dengan jumlah partisipasi sekitar 2.500 siswa dan tenaga pendidik.

Antusiasme yang besar dari para siswa dan pendidik menunjukkan bahwa nilai-nilai integritas semakin diterima dan dipahami oleh generasi muda.

 

Penutup dan Harapan

Kajati NTT, Zet Tadung Allo, menutup sambutannya dengan harapan agar kegiatan ini dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berprestasi dan berintegritas, serta memperkuat upaya bersama dalam berkontribusi membantu pemerintah dalam mengatasi masalah yang di hadapi oleh Masyarakat untuk menciptakan bangsa Indonesia yang lebih baik dan bebas dari korupsi. Program ini akan terus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain dengan misi untuk menciptakan generasi masa depan yang kuat dan berkarakter.*

  • Bagikan