Selain jembatan, proyek ini juga melibatkan pembangunan pembangkit listrik dari arus Gonzalo dengan kapasitas awal 45 MW yang dapat meningkat hingga 300 MW, memenuhi kebutuhan listrik di daerah tersebut.
Latif Gau dari Tim Tidelbrest Belanda mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan seharusnya sudah dimulai pada 5 September 2024, namun mengalami penundaan. Dia berharap DPRD NTT dapat memberikan persetujuan akhir untuk proyek ini dan mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk menyukseskan pembangunan jembatan yang sangat dinanti-nanti ini.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













