<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemekaran TTS &#8211; Timor Savana.Com</title>
	<atom:link href="https://www.timorsavana.com/tag/pemekaran-tts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.timorsavana.com</link>
	<description>Menjembatani Hak Publik Untuk Tahu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jun 2025 12:14:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.timorsavana.com/wp-content/uploads/2023/09/cropped-512-thumb-100x75.png</url>
	<title>Pemekaran TTS &#8211; Timor Savana.Com</title>
	<link>https://www.timorsavana.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertemuan Raya Masyarakat Calon DOB Amanuban Digelar. Catat Tanggalnya</title>
		<link>https://www.timorsavana.com/daerah/pertemuan-raya-masyarakat-calon-dob-amanuban-digelar-catat-tanggalnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorSavana.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 11:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amanuban]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[DOB TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Forkonas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Usman Husein]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah Selatan TTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timorsavana.com/?p=5992</guid>

					<description><![CDATA[Pertemuan raya masyarakat calon DOB Amanuban &#8211; TTS akan digelar pada 14 Juni 2025 di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Pertemuan raya masyarakat calon DOB Amanuban &#8211; TTS akan digelar pada 14 Juni 2025 di Desa Kualin, melibatkan 500 peserta dari 65 desa. Fokus pada aspirasi murni masyarakat.</p></blockquote>
<p><a href="https://www.timorsavana.com">Timor Savana</a>, KUALIN –Pertemuan raya pemekaran wilayah selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 14 Juni 2025, di Desa Kualin, Kecamatan Kualin. Kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat dari 65 desa yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah selatan TTS untuk mendorong pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Amanuban.</p>
<p>Pertemuan ini akan menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan Usman Husein, salah satu dewan penasehat Forum Komunikasi Nasional (Forkonas) yang baru saja dilantik. Diskusi akan difokuskan pada proses, urgensi, dan strategi percepatan usulan pemekaran wilayah selatan.</p>
<p>Panitia menargetkan kehadiran sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Setiap desa akan mengirimkan lima perwakilan, yakni kepala desa, ketua BPD, tokoh masyarakat atau tokoh adat, para camat dari 7 kecamatan serta perwakilan dari kelompok tani. Jumlah ini belum termasuk desa pemekaran yang juga diharapkan turut hadir.</p>
<p>Menurut Ketua Panitia Pelaksana Pemekaran DOB Amanuban, Desem I.G. Tlonaen, S.IP., kegiatan ini akan ditutup dengan pembacaan petisi dan penandatanganan oleh seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk dukungan moral dan politik terhadap pemekaran wilayah selatan TTS.</p>
<p>“Dari titik itu, kami akan mulai persiapan dokumen-dokumen usulan, yaitu SK BPD, berita acara, dan absensi,” jelas Desem. Format dokumen ini akan disiapkan oleh panitia untuk kemudian dikumpulkan dan dijilid satu minggu setelah pertemuan raya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kualin Suarakan Harapan Pemekaran Amanuban Jadi Kabupaten Baru</title>
		<link>https://www.timorsavana.com/daerah/warga-kualin-harapkan-pemekaran-amanuba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorSavana.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 04:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi Masyarakat TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kualin]]></category>
		<category><![CDATA[DOB Amanuban]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas Amanuban]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerataan Pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timorsavana.com/?p=5490</guid>

					<description><![CDATA[Warga Desa Kualin di TTS menyuarakan harapan agar wilayah Amanuban dapat menjadi Daerah Otonomi Baru....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote>
<p class="wp-block-paragraph">Warga Desa Kualin di TTS menyuarakan harapan agar wilayah Amanuban dapat menjadi Daerah Otonomi Baru. Mereka percaya pemekaran akan membawa pelayanan publik lebih dekat dan pembangunan yang merata.</p>
</blockquote>
<p><a href="http://timorsavana.com" target="_blank" rel="noopener">Timor Savana.Com</a>, Kualin — Harapan terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Amanuban, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terus bergulir. Di Desa Kualin, harapan itu tumbuh sebagai bentuk keinginan masyarakat untuk melihat percepatan pembangunan di wilayah selatan TTS.<br /><div style="clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;"><a href="https://www.timorsavana.com/politik/david-boimau-moratorium-tak-halangi-proses-pemekaran-dob-amanuban/" target="_blank" rel="dofollow" class="uc59f3e662301363d9eb06616356fba78"><style> .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #2C3E50!important; box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -moz-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -o-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -webkit-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); text-decoration:none; } .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78:active, .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78 .ctaText { font-weight:bold; color:#16A085; text-decoration:none; font-size: 16px; } .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78 .postTitle { color:#3498DB; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .uc59f3e662301363d9eb06616356fba78:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; } </style><div style="padding-left:1em; padding-right:1em;"><span class="ctaText">Baca Juga :</span>&nbsp; <span class="postTitle">David Boimau: Moratorium Tak Halangi Proses Pemekaran DOB Amanuban</span></div></a></div><br />Warga meyakini bahwa pemekaran kabupaten bukan hanya soal administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan merata. Dalam percakapan sehari-hari di kampung, topik ini kian sering dibahas dengan nada optimisme.<br /><br />“Kami membayangkan kalau Amanuban jadi kabupaten sendiri, maka urusan-urusan seperti administrasi, pembangunan, dan pendidikan bisa lebih cepat diakses. Tidak perlu ke Soe yang jauh,” ujar Sepyan Leosae, seorang warga Desa Kualin.<br /><br />Letak geografis Desa Kualin yang berada di pesisir selatan membuat akses menuju pusat pemerintahan di Soe memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Hal ini berdampak pada lambatnya berbagai layanan, terutama untuk warga yang tinggal di wilayah terpencil.<br /><br />Beberapa warga menyebut bahwa pemekaran akan membawa dampak positif terhadap ekonomi lokal. Mereka berharap dengan adanya kabupaten baru, perhatian terhadap infrastruktur jalan, irigasi, dan pasar rakyat akan lebih besar.<br /><br />“Selama ini kami hidup sederhana. Tapi kami tahu, kalau daerah ini punya perhatian lebih dari pemerintah, kami bisa berkembang. Pemekaran bisa jadi jembatan untuk itu,” ungkap Sepyan.<br />]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
