<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HabitatBuaya &#8211; Timor Savana.Com</title>
	<atom:link href="https://www.timorsavana.com/tag/habitatbuaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.timorsavana.com</link>
	<description>Menjembatani Hak Publik Untuk Tahu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Mar 2025 11:46:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.timorsavana.com/wp-content/uploads/2023/09/cropped-512-thumb-100x75.png</url>
	<title>HabitatBuaya &#8211; Timor Savana.Com</title>
	<link>https://www.timorsavana.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Serangan Buaya di Danau Tuadale Kembali Terjadi, Korban ke-60 dalam 6 Tahun</title>
		<link>https://www.timorsavana.com/daerah/serangan-buaya-di-danau-tuadale-kembali-terjadi-korban-ke-60-dalam-6-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorSavana.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 11:41:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BBKSDA NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DanauTuadale]]></category>
		<category><![CDATA[HabitatBuaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hati-Hati Ada Buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Manusia dan Buaya]]></category>
		<category><![CDATA[KonservasiSatwa]]></category>
		<category><![CDATA[KupangBarat]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Serangan Buaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timorsavana.com/?p=4975</guid>

					<description><![CDATA[Serangan buaya kembali terjadi di Danau Tuadale, Kupang Barat, dengan korban ke-60 dalam enam tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote>
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Serangan buaya kembali terjadi di Danau Tuadale, Kupang Barat, dengan korban ke-60 dalam enam tahun terakhir. Simak kronologi dan cara mencegah serangan buaya di sini! </strong></p>
</blockquote>
<p>Kupang, <a href="http://timorsavana.com" target="_blank" rel="noopener">TIMOR SAVANA.COM</a> – Konflik antara manusia dan buaya kembali terjadi di Danau Tuadale, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat, 28 Februari 2025. Kali ini, korban adalah Yafet Maak (51 tahun), warga Desa Sumlili, yang diserang saat menangkap ikan menggunakan panah di perairan dangkal.</p>
<p><strong>Kronologi Serangan Buaya</strong> <br />Menurut laporan Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT), Yafet Maak sedang memanah ikan di danau sekitar pukul 23.55 WITA. Saat berjalan di tepi air dengan kedalaman setinggi betis, seekor buaya sepanjang 4 meter tiba-tiba muncul dan langsung menyerang.</p>
<p>Korban berusaha melarikan diri, namun buaya menggigit tumit, betis, hingga paha kanan bagian belakang. Saat mencoba melepaskan diri, pergelangan tangan kanan korban juga terkena gigitan. Buaya sempat menyeret Yafet ke perairan yang lebih dalam, namun ia terus melawan dan berteriak meminta pertolongan.</p>
<p>Beruntung, teman korban yang berada sekitar 20 meter dari lokasi kejadian segera datang dan memukul kepala buaya dengan kayu, hingga akhirnya buaya melepaskan gigitannya. Korban kemudian dibawa ke pemukiman warga sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Ben Boi Kupang untuk mendapatkan perawatan. <br /><div style="clear:both; margin-top:0em; margin-bottom:1em;"><a href="https://www.timorsavana.com/daerah/dugong-terdampar-mati-di-twal-teluk-kupang-bbksda-ntt-lakukan-penanganan/" target="_blank" rel="dofollow" class="ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491"><style> .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #2C3E50!important; box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -moz-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -o-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); -webkit-box-shadow: 0 1px 2px rgba(0, 0, 0, 0.17); text-decoration:none; } .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491:active, .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491 .ctaText { font-weight:bold; color:#16A085; text-decoration:none; font-size: 16px; } .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491 .postTitle { color:#3498DB; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .ubfc794d5617b0b68ffc4a2f40cb51491:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; } </style><div style="padding-left:1em; padding-right:1em;"><span class="ctaText">Baca Juga :</span>&nbsp; <span class="postTitle">Dugong Terdampar Mati di TWAL Teluk Kupang, BBKSDA NTT Lakukan Penanganan</span></div></a></div>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
